Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Harian Kristen Tentang Pengharapan Kepada Tuhan

Daftar Isi [show]

Yukristen.com - Renungan harian kristen tentang pengharapan. Harapan selalu ada, harapan itu nyata bila kita percaya. Harapan akan terwujud apabila kita selalu berdoa dan memohon kepada-Nya. Itulah yang dikatakan dalam sejumlah kata bijak kristen tentang pengharapan.

renungan harian kristen tentang pengharapan

Bila Anda memiliki pergumulan dalam hidup, Anda mungkin merasa pusing tidak karuan, bagaimana mengatasi permasalahan yang tidak ada jalan keluarnya, atau sebagainya. Namun Anda harus percaya, bahwa harapan itu tidak akan pernah berhenti hanya karena ada masalah yang sangat besar.

Pada kesempatan yang baik ini, kami ingin berbagi beberapa renungan rohani harian mengenai pengharapan agar selalu kita percaya kepada Tuhan Yesus bahwa dia selalu memilik cara dan rencana yang indah untuk menolong kita, sesulit apapun pergumulan yang dihadapi.

Baca: Renungan Kristen Tentang Iman dan Pengharapan itu Nyata

Renungan-renungan yang kami tuliskan di bawah ini diambil dari berbagai sumber, Anda bisa menjadikannya bacaan rutin, jangan lupa membagikan kepada teman, serta bila ingin menjadikannya sebagai teks khotbah, juga tidak masalah. Silahkan beberapa renungan tentang pengharapan berikut.

Pengharapan di Dalam Tuhan Pasti Tidak Mengecewakan

"Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun." Roma 8:25

Sebagian orang tidak bisa menerima keadaan yang tidak menyenangkan dalam hidupnya. Mereka mulai memberontak dan menyalahkan Tuhan atas apa yang dialami. Hal ini berlanjut pada tindakan dan tekad keluar dari permaslaahan yang ada, apapun caranya, tidak peduli apakah jalan yang ditempuhnya nanti berujung pada kesia-siaan.

"Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut."  (Amsal 14:12).

Mereka mengira bahwa jalan yang ditempuhnya sudah benar dan pasti akan memberikan jalan keluar, namun nyatanya tidak demikian.

"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan!"  (Yeremia 17:5).

Sekuat apapun dan sehebat apapun manusia, kemampuan dan kekuatannya memiliki batas. Namun jika mau menyikapi setiap permasalahan yang ada dengan tetap berharap pada kuasa Tuhan, tidak ada yang perlu diragukan lagi.

"Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi."  (Mazmur 121:2).

Penderitaan danhal-hal yang tidak mengenakkan ibarat orang yang tengah sakit bersalin dan menantikan bayinya lahir, butuh perjuangan dan ketekunan dalam menanti sesuatu yang kita harapkan itu, sebab bila tekun iman kita akan kuat serta tidak mudah digoyahkan, sehingga pengharapan kita di dalam Tuhan tidak akan mengecewakan.

Seringkali ketika pergumulan terasa berat dan sepertinya tidak ada jalan keluar sehingga kita membuat perhitungan dengan Tuhan. Kia berkata bahwa telah mengikut Tuhan selama bertahun-tahun, telah terlibat dalam pelayanan dan banyak berkorban harta untuk membantu pekerjaan Tuhan, namun mengapa seakan Tuhan tidak adil?

Setiap kali kita pasti selalu berharap bahwa perjalanan hidup kita akan baik-baik saja tanpa hambatan, demikian pula Tuhan yang selalu ingin kita menjadi kuat seperti rajawali, yang meskipun harus melewati badai namun tetap mampu terbang tinggi. Tuhan tidak akan pernah membiarkan kita bergumul sendiri, Dia sangat peduli dan sanggup memberi pengharapan yang pasti dan tidak akan pernah mengecewakan.

Siapa Harapan di Hidupmu

"Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH." Mazmur 71:5

Kepada siapa kita harus menggantungkan harapan hidup? Berharap pada manusiakah? Atau yang lain?

"Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?" (Yesaya 2:22).

Atakah kita sudah merasa kaya, lalu kita menjadikan kekayaan tersebut sebagai pengharapan?

Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati." (1 Timotius 6:17).

Kita harus belajar dari Daud, sekalipun menjadi raja besar dan berkuasa, meskipun memiliki fasilitas mewah dan kekayaan yang melimpah ruah, dan juga angkatan perang yang handal yang bisa menjaga dan melindunginya, Daud tidak pernah menjadikannya sebagai pengharapan hidup. Dia menaruh pengharapannya kepada Tuhan.

"Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji." (Mazmur 71:6).

Dia sadar bahwa kekuatan manusia memiliki batas, tak selamanya tetap muda dan kuat, semua pasti akan berubah, yang tampak kuat dan gagah perkasa sekalipunpada akhirnya akan renta jua, karena itu dia memohon kepada Tuhan.

"Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis." (Mazmur 71:9).

Lalu mengapa kita tidak berharap kepada Tuhan saja? Karena Dia pribadi yang tidak pernah berubah dan tidak pernah mengecewakan. Tuhan juga telah berjanji.

"Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu." (Yesaya 46:4).

Oleh karena itu, jangan pernah kita menjauhkan diri dari-Nya, tarulah seluruh harapan pada apapun yang ada di dunia. Semakin kita menjauh dari Tuhan, semaki dekat pula kita kepada kegagalan dan kehancuran.

"Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa." (Mazmur 73:27).

"TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia." Ratapan 3:25.

Kesimpulan
Cukup sekian mengenai renungan harian kristen tentang pengharapan, khotbah pengharapan dalam pergumulan, ilustrasi khotbah tentang pengharapan, khotbah pengharapan yang tidak mengecewakan, ilustrasi khotbah kristen tentang iman pengharapan dan kasih, pengharapan dalam alkitab, renungan tentang doa dan harapan dan sebagainya.

Baca:
Show comments
Hide comments

Posting Komentar untuk "Renungan Harian Kristen Tentang Pengharapan Kepada Tuhan"