Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puasa Minta Jodoh Kristen, Tata Cara, dan Doa

Daftar Isi [show]

Yukristen.com - Cara puasa minta jodoh Kristen. Puasa merupakan kegiatan menahan diri untuk tidak makan, minum, dan hal-hal yang bersifat negatif. Itulah pengertian kegiatan atau aktivitas puasa menurut agama Kristen.

puasa kristen untuk mencari jodoh

Puasa biasanya dilakukan seorang Kristen yang ingin permohonannya terkabul. Misalnya seperti kelulusan, kesuksesan, kenaikan pangkat, jabatan, rezeki yang banyak, pertemanan yang akrab, kesehatan, hingga jodoh dan pasangan hidup.

Puasa untuk meminta jodoh dalam agama Kristen harus dilakukan dengan cara-cara tertentu, tentunya juga diiringi dengan doa khusus untuk meminta agar Tuhan mendekatkan kita dengan jodoh yang telah direncanakan-Nya.

Nah bagi yang belum mengetahui bagaimana cara puasa dalam agama Kristen khusus untuk minta jodoh, maka pada kesempatan ini kami ingin menjelaskannya untuk Anda. Namun sebelum masuk ke pembahasan inti, alangkah baiknya kita simak terlebih dahulu penjelasan apakah orang Kristen dapat melaksanakan puasa atau tidak.

Apakah Orang Kristen Berpuasa?

Pada dasarnya, khusus bagi pemeluk agama Kristen Protestan, puasa memang bukan merupakan sebuah kewajiban. Sedangkan pada masa pra-paskah, orang Kristen Katolik diwajibkan untuk berpuasa. Dalam ajaran Katolik, puasa berarti makan kenyang satu kali sehari atau dalam waktu 24 jam dan dua kali sedikit.

Untuk puasa khusus minta jodoh boleh-boleh saja, sebab tidak ada keterangan larangan di Alkitab. Lebih tepatnya, puasa yang dilakukan untuk mencari jodoh dilakukan atas dasar keinginan sendiri, bukan atas dasar kewajiban dan tuntunan yang harus dilakukan.

Semua jenis makanan dan minuman tidak boleh dikonsumsi ketika berpuasa dalam jangka waktu yang telah ditentukan secara pribadi. Semakin niat puasa yang dilakukan, maka permohonan bukan tidak mungkin memiliki kesempatan lebih besar untuk dikabulkan.

Cara Puasa Minta Jodoh Menurut Kristen

Lalu bagaimana cara melakukan puasa untuk meminta jodoh dalam agama Kristen? Tentu saja ada beberapa hal yang mesti dilakukan. Setidaknya ada tiga hal umum yang harus dilakukan.

1. Niatkan Diri Berpuasa

Pertama, niatkan terlebih dahulu dalam diri bahwa kita ingin berpuasa untuk memohon diberikan jodoh oleh Tuhan Yesus Kristus. Niat ini bisa dipanjarkan melalui ucapan maupun dari dalam hati saja. Ingat bahwa Tuhan itu maha mendengar segala perkataan yang ada di mulut maupun yang ada di hati.

2. Berpuasa

Setelah niat, puasalah dengan cara yang telah ditentukan, yaitu dengan makan hanya 1 kali dalam 24 jam, selebihnya makan ringan maksimal 2 kali. Puasa ini bisa dilakukan lebih dari sehari sesuai kemampuan dan kesungguhan mencari jodoh masing-masing pribadi.

3. Memanjatkan Doa

Setelah selesai berpuasa, lanjutkan dengan doa khusus untuk meminta jodoh kepada Tuhan Yesus Kristus. Tujuan dari doa ini adalah meminta supaya Tuhan membantu mengulurkan tangan untuk mendekatkan kita dengan jodoh yang telah ditetapkan-Nya.

Doa Puasa untuk Minta Jodoh Kristen

Tuhan yang berbelas kasih, saya bersyukur karena Engkau telah membimbing saya menyelesaikan tugas berpuasa sehingga saya dapat menahan diri dari lapar, haus, dan tindakan negatif yang didasarkan pada emosi. Sekarang, terimalah persembahan saya yang sederhana ini dan ampunilah dosa-dosa saya sebelumnya.

Sucikan hati kami dan layakkanlah agar di mata-Mu, kami sudah siap mencari pasangan hidup. Pertemukan kami dengan belahan jiwa melalui rencana-Mu yang indah. Berkatilah kami agar menjadi manusia yang saling berpasangan serta mencintai. Dalam nama Tuhan Yesus, saya mohon kepada-Mu, amin.

Kesimpulan
Sekian pembahasan mengenai puasa minta jodoh kristen. Puasa orang kristen dari jam berapa, jam puasa kristen protestan, doa puasa kristen untuk meminta sesuatu, doa minta jodoh kristen, cara menemukan jodoh menurut kristen, doa katolik mohon petunjuk jodoh, mengetahui pasangan hidup dari tuhan, kesaksian bertemu jodoh.

Baca:
Show comments
Hide comments

Posting Komentar untuk "Puasa Minta Jodoh Kristen, Tata Cara, dan Doa"